Kerugian Banjir Sumatra Tembus Rp51 T
Fenomena bencana banjir Sumatra menunjukkan kesenjangan proteksi asuransi (protection gap) di Indonesia masih besar. Kesadaran masyarakat atas asuransi bencana pun disorot. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melaporkan, total estimasi sementara nilai klaim asuransi properti dan kendaraan mencapai sekitar Rp567,02 miliar dari bencana banjir Sumatra, terdiri dari asuransi properti sebesar Rp492,52 miliar dan asuransi kendaraan bermotor sebesar Rp74,49 miliar. Angka ini merupakan laporan dari 39 anggota AAUI.
2025-12-16 11:06:41, Oleh Admin Unirisk
AAUI menyoroti masih tingginya protection gap di Indonesia. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 51 triliun untuk rehabilitasi dan pemulihan akibat bencana ini, sementara estimasi klaim asuransi yang tercatat saat ini berada di kisaran Rp560 miliar.
Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar risiko bencana masih belum terlindungi oleh asuransi, sehingga menjadi tantangan bersama untuk meningkatkan literasi, inklusi, dan penetrasi asuransi bencana di masa mendatang.
Melansir website BMKG, dampak bencana ini sangat besar. Tercatat 967 jiwa meninggal dunia dan 262 orang dinyatakan hilang. Sekitar 3,3 juta jiwa terdampak, kehilangan tempat tinggal, harta benda, serta pola hidup sehari-hari. Kerugian ekonomi diperkirakan mencapai Rp68,8 triliun, dengan 3.500 bangunan rusak berat, 271 akses jembatan hancur, dan 282 fasilitas pendidikan mengalami kerusakan. Menjadikannya salah satu bencana terburuk dalam sejarah modern Indonesia.
Sumber: cnbcindonesia.com
-
Sumber Berita
